Untukmu Cinta Pertamaku

Teruntuk cinta pertama meski kau bukan yang pertama memasuki riak hidupku.

Masih kuingat jelas bagaimana ketika aku pertama kali jatuh cinta.

Iya, jatuh cinta padamu lebih tepatnya.

Saat aku masih memakai seragam biru putih dengan rambut kepangan ala ibuku.

Masih ingatkah kau ketika memergoki mataku yang diam-diam memperhatikanmu atau ketika aku menjadikanmu spesial diantara teman yang lain, selalu mensuportmu, selalu memberikan jawaban ulangan saat kau minta.

Ah, kau juga pernah membuntutiku saat berangkat sekolah.

Jadi kita impas bukan?, hanya saja perasaan itu tak pernah terungkap.

Sudahlah tak perlu kuceritakan satu persatu, bisa full laman ini dengan kenangan-kenangan itu.

Yang paling kuingat adalah saat dimana hari kelulusan tiba, hari itu seperti dua sisi mata uang bagiku.

Satu sisi aku bahagia dengan prestasiku tapi di sisi lain aku sedih karena kehilangan cinta pertamaku.

Semenjak hari itu kau seperti menghilang tanpa kabar,

Semenjak itu pula aku selalu mencarimu, aku ingin tahu bagaimana keadaanmu.

Kubuat akun disetiap media sosial agar kau mudah menemukanku saat kau ingat padaku.

Ah ralat, yang benar agar aku lebih mudah menemukanmu, karena aku tak tau apakah kau juga mencariku atau mungkin aku malah sudah hilang dari ingatanmu.

Delapan tahun berlalu akhirnya TUHAN mengabulkan doaku, aku menemukanmu.

Aku tidak ingin mengusik kehidupanmu, seperti yang ku bilang tadi bahwa aku hanya ingin tahu keadaanmu

Cuma itu tak lebih, aku sudah cukup lega.

Setelah ini, hidup kita akan tetap berjalan masing-masing seperti biasanya.

Disana sudah ada seseorang yang menungguku

Walaupun aku tak tahu apakah TUHAN memang menakdirkan dia untukku, seenggaknya aku akan berjuang untuk dia yang benar-benar mencintaiku.

Malam masih meniti ketika aku menceritakan kisah ini.

Jika dulu kukatakan bahwa kata tak mampu bercerita tentang kita maka sekarang aku butuh lebih dari 300 kata untuk menuliskan tentangmu.

Wahai ENGKAU pemilik hatiku, titip rindu untuk cinta pertamaku…

 

 

 

 

Iklan

Posted on 17 Februari 2015, in Karyaku. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: