indahnya masa kecil

Malam yang sunyi dengan angin yang dingin seraya menemani Ku dan Seorang temanku yang saat itu masih berusia 6 tahunan yang sedang menikmati keindahan bintang pada malam hari yang terang dirumah ku.
“Devi, kalo udah gede mau jadi apa?” Tyas bertanya sambil menatap Devi.
“Kalo aku mau jadi pilot!”
“Yang jadi pilot itu kan laki-laki, kamu kan perempuan! Mending kamu jadi perawat aja deh! Nanti bisa ngarawat aku kalo sudah tua.”
“Aku maunya jadi pilot! Aku nggak mau jadi perawat yang ngrawat kamu kamu!” Devi memonyongkan bibirnya ke depan, “Emangnya kamu mau jadi apa?”
“Aku mau jadi orang yang berguna di dunia ini. Bisa nyenengin Mamah, Papah, Nenek, kamu pasti besok juga bangga punya temen kayak aku.”
“Ok, janji ya kamu bakal ngebanggain aku? Awas kalo boong!” kata Devi sambil menggepalkan tangannya.
“Iya deh, kamu juga janji ya akan terus sama-sama aku sampe gede… jadi aku bisa buktiin ke kamu kalo aku bisa jadi yang terbaik…” Tyas tersenyum pada lalu devi. Jadi… kita akan terus bareng sampe gede nanti… kayak Mamah sama Papah aku….”
“Iya semoga saja kita akan terus bersama hingga kita besar nanti”
Lamunan Devi buyar saat David datang,yang tiba-tiba duduk di samping kirinya dan menawarkan segelas teh hangat.
“nggak ada pr hari ini?” tanya David sambil meminum teh hangat.
Devi menggeleng pelan “nggak ada kok.
“kalau saya juga nggak ada kan kita sama sama sekolahnya?”jawab Tyas
“Lagi pula kalau ada males ngerjain prnya, mending duduk di sini”
Lama-lama keduanya diam…”owwww yaudah kalau begitu”
“Nin, menurut kalian janji masa kecil kaya gini itu masih berlaku nggak kalau kita sudah besar nanti?” Devi menatap Tyas dan berharap ia mau memberi jawaban.
“Cie… masih kecil sudah terbayang mamsa masa kita akan besar nanti,” goda David menyenggol lengan Devi.
“aku serius nih, Vid kira kira kalau besar nanti Kalian masih inget aku nggak ya?”
“Nggak mesti!!jawab david sambil tertawa
“hahahahaha”mereka pun tertawa bersama” yaudah kalau begitu inikan udah malem lagi pula kitakan besok masuk sekolah sebaiknya kita tidur” kata Tyas yang segera berpaling untuk pulang
Esok pun datang mereka bertemu di sekolahi,saat itu david devi dan tyas baru menginjak kelas 6 sd.sebelum bel tandamasuk kelas david devi sempat bercakap cakap meneruskan percakapan tadi malam
“gimana nih kita sudah kelas 6 sd dua hari lagi kita ujian nasional semoga kita nanti bisa lulus dengan niali terbaik”tanya devi
“kalau begitu kita harus janjisatu sama lain agar kita kalau besar dan lulus nanti nggak akan lupa satu sama lain jawab Tyas sambil tersenyum”okeeee”
“ kalau sudah besar nanti aku akan tagih janjimu Yas bakal ngebuat aku bangga kalo sudah besar nanti“
“okeee devvvv” nggak lama setelah david tyas dan devi mengobrol,bel tanda masuk pun berbunyi
Wah bel sudah berbunyi nihmasuk kekelas yuk kata david sambil menarik kedua tangan devi dan Tyas .dua haripun berlalu mereka pun menghadapi ujian nasionalyang berlangsung selam 4 hari.Ketika pengumuman hasil ujian nasional di umumkan, mereka sangat bangga karena hasil ujian mereka sangat bagus. setelah itu mereka sibuk untuk mencari sekolah.tiba tiba Tyas memutuskan ,untuk meninggalkan devi dan david untuk melanjutkan sekolah di kota. 6 tahun pun berlalu.devi dan david masih sama sama bersekolah di sekolah yang sama tetapi tyas sudah tidak bersama mereka lagi karena Tyas 5 tahun yang lalu pergi dari kehidupan mereka. Kini sekarang mereka sudah besar suatu ketika devi mengobro dengan david seputar kisah masa kecil mereka.

Iklan

Posted on 5 Desember 2015, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: